Sabtu, 29 Januari 2011

part 1

N y a i   k e c i l k u. . . .
Adzan maghrib berkumandang di pondok Nurul Qur’an
Suasana fajar yang megah diselimuti adzan maghrib yang menggugah jiwa..dengan banyak teman-temanku mengakhiri bacaan ayat-ayat suci mereka.bersama-sama menata al-qur’an dan lekas menuju kamar untuk mengambil mukena dan bersiap-siap untuk sholat berjama’ah. Aku berjalan menuju kamarku..namun aku melihat sahabatku fatimah sedang duduk termenung,aku menghapirinya lekas “ mah..kamu knapa ? kmu nggak sholat ? “
            “ tidak sekar,,aku tidak sholad..,tapi aku takut saja untuk bersekolah esok “ ucap sahabta manisku itu sedkit terbata-bata..
“ lho memang kenapa mah ? ada tugas yang belum kamu selesaikan ?tanya ku iba
Namun fatimah hanya menggeleng-geleng..” ibuku belum punya cukup uang untuk mengirimkan ku biaya untuk sekolah..hampir 3 bulan aku belum mebayarnya..kemrin kepla sekolah sudah menyayaiku..aku takut sekar..”
            “ seandai aku bisa menolongmu fatimah..tapi aku jga belum punya uang cukup untuk meminjamimu..” kataku memegang erat tanagn halusnya..
“ oh yaaa ??? ku kira si bendahara pondok tercinta ini sering menguntit uang kas pondok ? iya kan ? “ terdengar suara sedikit menyentak itu dari belakang ku..masyaallah..itu sarah..sang wakil sekertaris di pondok..
            “ apa maksudnya sarah ? “
“halah..gag usah sok begok dech..pakek nada lembut jga..sok kalem lu..!!”sentaknya dengan mata yang suram menatapku.
                        Pintu terbuka lembut, sosok jubah merah muda itu tersenyum melihat kita bertiga.senuman yang lembut untuk seorang putri kiai..
            “ ya ning..ada apa ? koq repot-repot naik ke atas ? “ suara melengking sarah berubah terbalik menjadi lembut dan menyenangkan
            “ ehm..maaf mbak..bapak sama ibuk keluar..tadi ndawuh kalo sampean mbak sekar di minta jadi imam sholat jama’ah maghrib “ senyum kecil neng manis ku..
“ oh iya ning..iya..ini saya mau berangkat ke musholla “ jawabku tanggap.
Neng kecilku tersenyum dan mengganggukkan kepalanya dan pergi menuju musholla..
           
“ sono..! pergi sono..sholad yang lama..biar hapusin tuch semua dosa hasil pencurian lo..!!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar